SKYGOAT LOCK
MEMBUDAYAKAN UNTUK HIDUP SEHAT SEJAK DINI - susu kambing sky goat

Senin, 09 April 2012

MEMBUDAYAKAN UNTUK HIDUP SEHAT SEJAK DINI


Membudayakan untuk hidup sehat sejak dini
Badan kesehatan dunia, World Health Organization (WHO) dalam penelitian terbarunya melaporkan bahwa setiap tahun sedikitnya satu juta anak usia di atas lima tahun (balita) di Asia dan Afrika meninggal akibat diare. Badan dunia ini menyebutkan dua pembunuh terbesar balita di Asia dan Afrika adalah diare dan radang paru-paru.

Pada kasus diare, budaya hidup bersih sangat mempengaruhi penyebaran penyakit ini. Terutama kebiasaan anak-anak untuk menjaga kebersihan alat makan dan badan setelah buang. Bakteri yang ‘tersembunyi’ dalam kotoran manusia akan masuk ke dalam tubuh ketika anak-anak memasukkan makanan tanpa mencuci tangan terlebih dahulu.

Budaya hidup bersih untuk mendapat-kan kualitas kesehatan dapat dimuladengan mengajarkan kebiasaan yangsangat sederhana kepada anak-anak yaitu mencuci tangan dengan sabun se-belum makan, dan setiap habis buang air. Kebiasaan ini akan dapat menyelamatkan lebih dari satu juta balita di seluruh dunia.
Biro Kesehatan Lembaga Pengembangan Masyarakat Amungme danKamo-ro (LPMAK) bersama mitra dari ProjectConcern International (PCI) telah menga-dakan program untuk membiasakan polahidup sehat kepada masyarakat. Termasuk membiasakan masyarakat untuk mecuci tangan pakai sabun.

Staf Biro Kesehatan LPMAK, dokter Milka Tiranda, mengatakan gerakan mencuci tangan ini dimulai dari anak-ana sekolah. “Melalui sosialisasi di sekolah diharapkan sejak kecil anak sudah tebiasa hidup bersih dan dapat membawa kebiasaan baru ini ke lingkungan keluarga masing-masing,” kata dokter Milka.
Menurut Milka, di Sekolah Dasar Bani, Tembagapura, gerakan mencuci tangan pakai sabun dilakukan secara rutin seminggu sekali bersamaan dengan program pemberian makanan tambahan anak sekolah. 
“Sebelum makan bersama, semua anak harus mencuci tangannya dengan sabun sampai bersih. Yang tidak cuci tangan tidak diberi makanan,” kata Milka.

Selain itu, Biro Kesehatan dan PCI juga mengadakan pelatihan untuk guru-guru dan petugas kesehatan di Puskesmas entang pendidikan higienitas dan sanitasi di sekolah (PHSS). “Sosialisasi juga kami akukan melalui poster dan baliho,” kata Milka.

Sambil membudayakan cara hidup sehat, LPMAK juga melaksanakan program penyediaan air bersih untuk masyarakat di kampung-kampung. Harapannya, pola hidup sehat yang mulai terbangun akan semakin menjadi bagian hidup masyarakat karena mereka memiliki akses untuk mendapatkan air bersih.
Selain dapat mencegah kematian balita akibat diare, budaya hidup sehat juga dapat menghindarkan anak dan orang dewasa dari penyakit mematikan lainnya seperti penyakit tipus, avian nfluenza (flu burung) dan lain sebagainya.

Membudayakan untuk hidup sehat sejak dini

Tidak ada komentar:

Posting Komentar